http://www.4shared.com/office/-wFCEX9R/PKM-K_MEJA_PRAKTIS_IPAD_3.html?
Selamat Datang
Selamat Datang di Blog Inspirasi Kehidupan
Minggu, 01 April 2012
Permasalahan Merek RM Padang Sederhana-RM Padang Sederhana Bintaro
Permasalahan yang terjadi adalah RM Padang Sederhana menggugat RM Padang Sederhana Bintaro. Sejarahnya adalah RM Padang Sederhana (RMPS) awalnya didirikan Bustaman pada 1972, RMPS pun menjadi franchise dengan peminat banyak di seluruh Indonesia. RMPS juga memiliki banyak nama seperti Sederhana (SA), Sederhana (SS), Sederhana (SH), Sederhana (SL), dan Sederhana (SB).
Dari sejumlah media, terungkap pada 2008 Bustaman menggugat H.Djamilus Djamil dan para ahli warisnya sebesar Rp 5 miliar plus larangan menggunakan kata "Sederhana" sebagai nama dagang. Bustaman dan Djamilus Djamil sebenarnya pernah bekerja sama dan sama-sama berjuang membesarkan warung makanan Padang. Namun, pada 2001 keduanya tak lagi sejalan. Bustaman mengembangkan usahanya hingga memiliki 70 buah gerai dan sebagian besar terletak di daerah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Pengelola Sederhana Bintaro pun melakukan hal yang sama.
Alasan Bustaman melakukan gugatan melalui pengadilan Niaga Jakarta Pusat itu terkait dengan perebutan merek "Sederhana" dan nama dagang itu telah didaftarkannya ke Direktorat Jenderal Hak atas Kekayaan Intelektual sejak 1997. Tiba-tiba, muncul merek serupa yang digunakan oleh pengelola RM Padang asal Bintaro, Jakarta. Menurut Bustaman, bukan hanya tulisan, huruf dan warna merek saja yang sama, namun bentuk bangunan rumah makan pesaingnya juga mirip dengan miliknya. Apalagi, RM Sederhana Bintaro belakangan gerainya bertambah banyak.
Akan Tetapi tudingan tersebut dibantah oleh pengelila RM Padang Sederhana Bintaro lantaran dirinya berhak untuk menggunakan merek yang disengketakan itu yang telah mengantongi sertifikat yang dikeluarkan oleh Dirjen HaKl pada 13 Maret 2003.
Permasalahannya kedua pihak mengaku punya sertifikat dari Dirjen HaKl.
Dari sejumlah media, terungkap pada 2008 Bustaman menggugat H.Djamilus Djamil dan para ahli warisnya sebesar Rp 5 miliar plus larangan menggunakan kata "Sederhana" sebagai nama dagang. Bustaman dan Djamilus Djamil sebenarnya pernah bekerja sama dan sama-sama berjuang membesarkan warung makanan Padang. Namun, pada 2001 keduanya tak lagi sejalan. Bustaman mengembangkan usahanya hingga memiliki 70 buah gerai dan sebagian besar terletak di daerah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Pengelola Sederhana Bintaro pun melakukan hal yang sama.
Alasan Bustaman melakukan gugatan melalui pengadilan Niaga Jakarta Pusat itu terkait dengan perebutan merek "Sederhana" dan nama dagang itu telah didaftarkannya ke Direktorat Jenderal Hak atas Kekayaan Intelektual sejak 1997. Tiba-tiba, muncul merek serupa yang digunakan oleh pengelola RM Padang asal Bintaro, Jakarta. Menurut Bustaman, bukan hanya tulisan, huruf dan warna merek saja yang sama, namun bentuk bangunan rumah makan pesaingnya juga mirip dengan miliknya. Apalagi, RM Sederhana Bintaro belakangan gerainya bertambah banyak.
Akan Tetapi tudingan tersebut dibantah oleh pengelila RM Padang Sederhana Bintaro lantaran dirinya berhak untuk menggunakan merek yang disengketakan itu yang telah mengantongi sertifikat yang dikeluarkan oleh Dirjen HaKl pada 13 Maret 2003.
Permasalahannya kedua pihak mengaku punya sertifikat dari Dirjen HaKl.
Karena permasalahan ini lah yang melatarbelakangi kami untuk mengambil tema konflik merek "Sederhana" pada RM Padang.
Kamis, 15 Maret 2012
Masalah Hak Paten, Layanan Push E-mail untuk iCloud dan MobileMe Dihentikan di Jerman
Pengguna iOS di Jerman untuk sementara tidak dapat menikmati feature
push e-mail untuk iCloud dan MobileMe. Hal tersebut dapat terjadi karena
saat ini Apple sedang menjalankan proses pengadilan. Beberapa waktu
lalu, Motorola Mobility menuntut Apple karena masalah hak paten.
Untungnya, para pengguna yang terkena masalah ini masih dapat menerima e-mail untuk iCloud dan MobileMe. Hanya fungsi “push e-mail” saja yang dimatikan di negara tersebut. E-mail baru tetap akan terdownload ke perangkat berbasis iOS saat aplikasi Mail dibuka. Layanan Push e-mail untuk perangkat lain seperti desktop, laptop, dan web tidak terpengaruh atas masalah ini.
Masih ingin menerima e-mail secara otomatis tanpa harus masuk ke aplikasi Mail? Anda bisa menyalakan feature “Tap Fetch New Data”. Feature tersebut dapat Anda temukan di bagian Setting, Mail, Contacts, Calendar. Kemudian, pilihlah “Tap Fetch New Data”. Pilih interval waktu untuk Fetch. Setelah mengatur hal tersebut, Anda akan menerima e-mail secara otomatis sesuai dengan waktu yang Anda tentukan sendiri.
Bagaimana tanggapan Apple terhadap tuntutan dari Motorola Mobility tersebut? Apple sendiri merasa kalau tuntutan tersebut tidak tepat. Oleh karena itu, mereka akan melawan terhadap tuntutan tersebut.
Sumber : http://www.jagatreview.com/2012/02/masalah-hak-paten-layanan-push-e-mail-untuk-icloud-dan-mobileme-dihentikan-di-jerman/
Tanggapan :
Dalam pembuatan hak karya cipta memang tidak terlalu sulit dan juga tidak terlalu mudah. Dari mulai perancangan, pembuatan sampai dengan sebuah karya cipta masih bisa ditangani. Namun biasanya setelah karya cipta itu sudah jadi baru bermasalah, itu merupakan bagian yang sering tidak diperhatikan oleh si empunya karya cipta. Sebenarnya setiap selesainya membuat sebuah karya cipta, hendaknya langsung memasang hak paten. Seperti layaknya kasus di atas, Motorola Mobility menuntut Apple untuk masalah hak paten. Layanan Push E-mail dan MobileMe dipermasalahkan oleh kedua pihak tersebut hingga sampai ke pengadilan. Sebenarnya layanan aplikasi tersebut adalah punya Motorola Mobility, namun diciptakan kembali oleh Apple. Namun hingga Apple menciptakan kembali layanan tersebut Motorola Mobility belum memberi label pada layanan aplikasi tersebut. Sehingga pada saat di meja hijau pihak Apple akan tetap melawan, karena merasa tidak bersalah. Ini sebagai pelajaran bagi kita semua, bahwa hak paten untuk karya cipta kita sangatlah penting sehingga tidak dibajak atau ditiru oleh orang lain. Sehingga sebaiknya setelah karya cipta kita jadi, hendaknya kita langsung memasang label hak paten pada karya cipta kita.
Untungnya, para pengguna yang terkena masalah ini masih dapat menerima e-mail untuk iCloud dan MobileMe. Hanya fungsi “push e-mail” saja yang dimatikan di negara tersebut. E-mail baru tetap akan terdownload ke perangkat berbasis iOS saat aplikasi Mail dibuka. Layanan Push e-mail untuk perangkat lain seperti desktop, laptop, dan web tidak terpengaruh atas masalah ini.
Masih ingin menerima e-mail secara otomatis tanpa harus masuk ke aplikasi Mail? Anda bisa menyalakan feature “Tap Fetch New Data”. Feature tersebut dapat Anda temukan di bagian Setting, Mail, Contacts, Calendar. Kemudian, pilihlah “Tap Fetch New Data”. Pilih interval waktu untuk Fetch. Setelah mengatur hal tersebut, Anda akan menerima e-mail secara otomatis sesuai dengan waktu yang Anda tentukan sendiri.
Bagaimana tanggapan Apple terhadap tuntutan dari Motorola Mobility tersebut? Apple sendiri merasa kalau tuntutan tersebut tidak tepat. Oleh karena itu, mereka akan melawan terhadap tuntutan tersebut.
Sumber : http://www.jagatreview.com/2012/02/masalah-hak-paten-layanan-push-e-mail-untuk-icloud-dan-mobileme-dihentikan-di-jerman/
Tanggapan :
Dalam pembuatan hak karya cipta memang tidak terlalu sulit dan juga tidak terlalu mudah. Dari mulai perancangan, pembuatan sampai dengan sebuah karya cipta masih bisa ditangani. Namun biasanya setelah karya cipta itu sudah jadi baru bermasalah, itu merupakan bagian yang sering tidak diperhatikan oleh si empunya karya cipta. Sebenarnya setiap selesainya membuat sebuah karya cipta, hendaknya langsung memasang hak paten. Seperti layaknya kasus di atas, Motorola Mobility menuntut Apple untuk masalah hak paten. Layanan Push E-mail dan MobileMe dipermasalahkan oleh kedua pihak tersebut hingga sampai ke pengadilan. Sebenarnya layanan aplikasi tersebut adalah punya Motorola Mobility, namun diciptakan kembali oleh Apple. Namun hingga Apple menciptakan kembali layanan tersebut Motorola Mobility belum memberi label pada layanan aplikasi tersebut. Sehingga pada saat di meja hijau pihak Apple akan tetap melawan, karena merasa tidak bersalah. Ini sebagai pelajaran bagi kita semua, bahwa hak paten untuk karya cipta kita sangatlah penting sehingga tidak dibajak atau ditiru oleh orang lain. Sehingga sebaiknya setelah karya cipta kita jadi, hendaknya kita langsung memasang label hak paten pada karya cipta kita.
Kamis, 01 Desember 2011
Sejarah, Proses dan Masa Politik di Indonesia
Sejarah Sistem
Politik Indonesia bisa dilihat dari proses politik yang terjadi di dalamnya.
Namun dalam menguraikannya tidak cukup sekedar melihat sejarah Bangsa Indonesia
tapi diperlukan analisis sistem agar lebih efektif. Dalam proses politik
biasanya di dalamnya terdapat interaksi fungsional yaitu proses aliran yang
berputar menjaga eksistensinya. Sistem politik merupakan sistem yang terbuka,
karena sistem ini dikelilingi oleh lingkungan yang memiliki tantangan dan
tekanan.
Dalam melakukan
analisis sistem bisa dengan pendekatan satu segi pandangan saja seperti dari
sistem kepartaian, tetapi juga tidak bisa dilihat dari pendekatan tradisional
dengan melakukan proyeksi sejarah yang hanya berupa pemotretan sekilas.
Pendekatan yang harus dilakukan dengan pendekatan integratif yaitu pendekatan
sistem, pelaku-saranan-tujuan dan pengambilan keputusan
Proses politik
mengisyaratkan harus adanya kapabilitas sistem. Kapabilitas sistem adalah
kemampuan sistem untuk menghadapi kenyataan dan tantangan. Pandangan mengenai
keberhasilan dalam menghadapi tantangan ini berbeda diantara para pakar
politik. Ahli politik zaman klasik seperti Aristoteles dan Plato dan diikuti oleh
teoritisi liberal abad ke-18 dan 19 melihat prestasi politik dikuru dari sudut
moral. Sedangkan pada masa modern sekarang ahli politik melihatnya dari tingkat
prestasi (performance level) yaitu seberapa besar pengaruh lingkungan
dalam masyarakat, lingkungan luar masyarakat dan lingkungan internasional.
Pengaruh ini akan
memunculkan perubahan politik. Adapun pelaku perubahan politik bisa dari elit
politik, atau dari kelompok infrastruktur politik dan dari lingkungan
internasional.
Perubahan ini besaran
maupun isi aliran berupa input dan output. Proes mengkonversi input menjadi
output dilakukan oleh penjaga gawang (gatekeeper).
Terdapat 5
kapabilitas yang menjadi penilaian prestasi sebuah sistem politik :
1. Kapabilitas Ekstraktif, yaitu
kemampuan Sumber daya alam dan sumber daya manusia. Kemampuan SDA biasanya
masih bersifat potensial sampai kemudian digunakan secara maksimal oleh
pemerintah. Seperti pengelolaan minyak tanah, pertambangan yang ketika datang
para penanam modal domestik itu akan memberikan pemasukan bagi pemerintah
berupa pajak. Pajak inilah yang kemudian menghidupkan negara.
2. Kapabilitas Distributif. SDA yang
dimiliki oleh masyarakat dan negara diolah sedemikian rupa untuk dapat
didistribusikan secara merata, misalkan seperti sembako yang diharuskan dapat
merata distribusinya keseluruh masyarakat. Demikian pula dengan pajak sebagai
pemasukan negara itu harus kembali didistribusikan dari pemerintah pusat ke
pemerintah daerah.
3. Kapabilitas Regulatif (pengaturan).
Dalam menyelenggaran pengawasan tingkah laku individu dan kelompok maka
dibutuhkan adanya pengaturan. Regulasi individu sering memunculkan benturan
pendapat. Seperti ketika pemerintah membutuhkan maka kemudian regulasi
diperketat, hal ini mengakibatkan keterlibatan masyarakat terkekang.
4. kapabilitas simbolik, artinya
kemampuan pemerintah dalam berkreasi dan secara selektif membuat kebijakan yang
akan diterima oleh rakyat. Semakin diterima kebijakan yang dibuat pemerintah
maka semakin baik kapabilitas simbolik sistem.
5. kapabilitas responsif, dalam proses
politik terdapat hubungan antara input dan output, output berupa kebijakan
pemerintah sejauh mana dipengaruhi oleh masukan atau adanya partisipasi
masyarakat sebagai inputnya akan menjadi ukuran kapabilitas responsif.
6. kapabilitas dalam negeri dan
internasional. Sebuah negara tidak bisa sendirian hidup dalam dunia yang
mengglobal saat ini, bahkan sekarang banyak negara yang memiliki kapabilitas
ekstraktif berupa perdagangan internasional. Minimal dalam kapabilitas
internasional ini negara kaya atau berkuasa (superpower) memberikan
hibah (grants) dan pinjaman (loan) kepada negara-negara
berkembang.
Ada satu pendekatan
lagi yang dibutuhkan dalam melihat proses politik yaitu pendekatan pembangunan,
yang terdiri dari 2 hal:
a. Pembangunan politik masyarakat
berupa mobilisasi, partisipasi atau pertengahan. Gaya agregasi kepentingan
masyarakat ini bisa dilakukans ecara tawaran pragmatik seperti yang digunakan
di AS atau pengejaran nilai yang absolut seperti di Uni Sovyet atau
tradisionalistik.
b. Pembangunan politik pemerintah
berupa stabilitas politik
Proses Politik di Indonesia
Sejarah Sistem
politik Indonesia dilihat dari proses politiknya bisa dilihat dari masa-masa
berikut ini:
- Masa prakolonial
- Masa kolonial (penjajahan)
- Masa Demokrasi Liberal
- Masa Demokrasi terpimpin
- Masa Demokrasi Pancasila
- Masa Reformasi
Masing-masing masa
tersebut kemudian dianalisis secara sistematis dari aspek :
· Penyaluran tuntutan
· Pemeliharaan nilai
· Kapabilitas
· Integrasi vertikal
· Integrasi horizontal
· Gaya politik
· Kepemimpinan
· Partisipasi massa
· Keterlibatan militer
· Aparat negara
· Stabilitas
Bila diuraikan
kembali maka diperoleh analisis sebagai berikut :
1. Masa prakolonial (Kerajaan)
· Penyaluran tuntutan – rendah dan terpenuhi
· Pemeliharaan nilai – disesuikan dengan
penguasa atau pemenang peperangan
· Kapabilitas – SDA melimpah
· Integrasi vertikal – atas bawah
· Integrasi horizontal – nampak hanya
sesama penguasa kerajaan
· Gaya politik – kerajaan
· Kepemimpinan – raja, pangeran dan
keluarga kerajaan
· Partisipasi massa – sangat rendah
· Keterlibatan militer – sangat kuat
karena berkaitan dengan perang
· Aparat negara – loyal kepada kerajaan
dan raja yang memerintah
· Stabilitas – stabil dimasa aman dan
instabil dimasa perang
2. Masa kolonial (penjajahan)
· Penyaluran tuntutan – rendah dan tidak
terpenuhi
· Pemeliharaan nilai – sering terjadi
pelanggaran ham
· Kapabilitas – melimpah tapi dikeruk
bagi kepentingan penjajah
· Integrasi vertikal – atas bawah tidak
harmonis
· Integrasi horizontal – harmonis dengan
sesama penjajah atau elit pribumi
· Gaya politik – penjajahan, politik
belah bambu (memecah belah)
· Kepemimpinan – dari penjajah dan elit
pribumi yang diperalat
· Partisipasi massa – sangat rendah
bahkan tidak ada
· Keterlibatan militer – sangat besar
· Aparat negara – loyal kepada penjajah
· Stabilitas – stabil tapi dalam kondisi
mudah pecah
3. Masa Demokrasi Liberal
· Penyaluran tuntutan – tinggi tapi
sistem belum memadani
· Pemeliharaan nilai – penghargaan HAM
tinggi
· Kapabilitas – baru sebagian yang
dipergunakan, kebanyakan masih potensial
· Integrasi vertikal – dua arah, atas
bawah dan bawah atas
· Integrasi horizontal- disintegrasi,
muncul solidarity makers dan administrator
· Gaya politik – ideologis
· Kepemimpinan – angkatan sumpah pemuda
tahun 1928
· Partisipasi massa – sangat tinggi,
bahkan muncul kudeta
· Keterlibatan militer – militer dikuasai
oleh sipil
· Aparat negara – loyak kepada
kepentingan kelompok atau partai
· Stabilitas – instabilitas
4. Masa Demokrasi terpimpin
· Penyaluran tuntutan – tinggi tapi tidak
tersalurkan karena adanya Front nas
· Pemeliharaan nilai – Penghormatan HAM
rendah
· Kapabilitas – abstrak, distributif dan
simbolik, ekonomi tidak maju
· Integrasi vertikal – atas bawah
· Integrasi horizontal – berperan
solidarity makers,
· Gaya politik – ideolog, nasakom
· Kepemimpinan – tokoh kharismatik dan
paternalistik
· Partisipasi massa – dibatasi
· Keterlibatan militer – militer masuk ke
pemerintahan
· Aparat negara – loyal kepada negara
· Stabilitas – stabil
5. Masa Demokrasi Pancasila
· Penyaluran tuntutan – awalnya seimbang
kemudian tidak terpenuhi karena fusi
· Pemeliharaan nilai – terjadi
Pelanggaran HAM tapi ada pengakuan HAM
· Kapabilitas – sistem terbuka
· Integrasi vertikal – atas bawah
· Integrasi horizontal – nampak
· Gaya politik – intelek, pragmatik,
konsep pembangunan
· Kepemimpinan – teknokrat dan ABRI
· Partisipasi massa – awalnya bebas
terbatas, kemudian lebih banyak dibatasi
· Keterlibatan militer – merajalela
dengan konsep dwifungsi ABRI
· Aparat negara – loyal kepada pemerintah
(Golkar)
· Stabilitas stabil
6. Masa Reformasi
· Penyaluran tuntutan – tinggi dan
terpenuhi
· Pemeliharaan nilai – Penghormatan HAM
tinggi
· Kapabilitas –disesuaikan dengan Otonomi
daerah
· Integrasi vertikal – dua arah, atas
bawah dan bawah atas
· Integrasi horizontal – nampak, muncul
kebebasan (euforia)
· Gaya politik – pragmatik
· Kepemimpinan – sipil, purnawiranan,
politisi
· Partisipasi massa – tinggi
· Keterlibatan militer – dibatasi
· Aparat negara – harus loyal kepada
negara bukan pemerintah
· Stabilitas – instabil
Selasa, 01 November 2011
Laut dalam Kehidupan Kita
Laut
memiliki peranan yang sangat penting dalam mengontrol iklim di Bumi dengan
memindahkan panas dari daerah ekuator menuju ke kutub. Tanpa peranan laut, maka
hampir keseluruhan planet Bumi akan menjadi terlalu dingin bagi manusia untuk
hidup. Laut juga merupakan sumber makanan, energi (baik yang terbarukan maupun
yang tak terbarukan), dan obat-obatan. Daerah pantai juga merupakan daerah yang
sangat besar peranannya bagi kehidupan manusia. Hampir 60% penduduk Bumi
tinggal di daerah sekitar pantai.
Seperti kita ketahui, lebih dari 70% bagian dari planet Bumi ditutupi oleh air (dimana sebagian besarnya adalah lautan). Air laut bergerak secara terus-menerus mengelilingi Bumi dalam suatu sabuk aliran yang sangat besar yang biasa disebut sebagai global conveyor belt, bergerak dari permukaan ke dalam samudera dan kembali lagi ke permukaan. Angin, salinitas dan temperatur air laut mengontrol sabuk aliran global ini. Sabuk aliran inilah yang berperan memindahkan energi panas yang dipancarkan oleh Matahari ke Bumi. Pergerakan air laut mengelilingi Bumi dalam suatu sabuk aliran global memerlukan waktu yang sangat lama yaitu sekitar 1000 tahun. Pergerakan ini dapat dibagi ke dalam dua bagian yaitu:
1. sirkulasi yang dibangkitkan oleh perbedaan densitas air laut, dimana densitas air laut bergantung pada harga temperatur dan salinitasnya. Sirkulasi ini biasa disebut sebagai sirkulasi termohalin (dari kata thermo yang berarti energi panas dan haline yang berarti garam).
2. sirkulasi yang dibangkitkan oleh angin permukaan yang mengakibatkan adanya arus permukaan laut. Salah satu contoh dari arus yang dibangkitkan oleh angin adalah arus Gulf Stream.
Lautan juga berperan menangkap karbon dioksida (CO2) dari atmosfer dalam jumlah yang sangat besar. Sekitar seperempat CO2 yang dihasilkan oleh manusia dari hasil pembakaran bahan bakar fosil diserap dan disimpan di lautan. Di beberapa bagian laut, CO2 dapat tersimpan hingga berabad-abad lamanya dan berperan sangat besar dalam mengurangi pemanasan global.
Karena begitu pentingnya arti laut bagi kehidupan manusia, maka adalah kewajiban manusia untuk tetap menjaganya. Kemampuan laut menyerap CO2 akan berkurang jika ekosistem laut banyak mengalami kerusakan seperti rusaknya terumbu karang dan hutan bakau. Terumbu karang tak ubahnya bagaikan rumah bagi makhluk laut. Demikian juga halnya dengan hutan bakau, adalah rumah bagi makhluk2 laut yang hidup di dekat pantai. Tanpa terumbu karang dan hutan bakau, perlahan-lahan ekosistem laut akan terancam kelangsungan hidupnya sehingga sumber makanan laut yang dapat diperoleh oleh para nelayan pun akan jauh berkurang. Banyak hal telah mengakibatkan rusaknya hutan bakau dan terumbu karang antara lain pembukaan besar-besaran daerah budidaya, penangkapan ikan dengan menggunakan racun dan pencemaran lingkungan.
Jika terumbu karang dan hutan bakau telah rusak, untuk bisa merehabilitasinya diperlukan waktu yang sangat lama dan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu marilah kita sama-sama menjaga kelestarian lingkungan kita dan merawatnya dengan penuh rasa tanggungjawab.
Seperti kita ketahui, lebih dari 70% bagian dari planet Bumi ditutupi oleh air (dimana sebagian besarnya adalah lautan). Air laut bergerak secara terus-menerus mengelilingi Bumi dalam suatu sabuk aliran yang sangat besar yang biasa disebut sebagai global conveyor belt, bergerak dari permukaan ke dalam samudera dan kembali lagi ke permukaan. Angin, salinitas dan temperatur air laut mengontrol sabuk aliran global ini. Sabuk aliran inilah yang berperan memindahkan energi panas yang dipancarkan oleh Matahari ke Bumi. Pergerakan air laut mengelilingi Bumi dalam suatu sabuk aliran global memerlukan waktu yang sangat lama yaitu sekitar 1000 tahun. Pergerakan ini dapat dibagi ke dalam dua bagian yaitu:
1. sirkulasi yang dibangkitkan oleh perbedaan densitas air laut, dimana densitas air laut bergantung pada harga temperatur dan salinitasnya. Sirkulasi ini biasa disebut sebagai sirkulasi termohalin (dari kata thermo yang berarti energi panas dan haline yang berarti garam).
2. sirkulasi yang dibangkitkan oleh angin permukaan yang mengakibatkan adanya arus permukaan laut. Salah satu contoh dari arus yang dibangkitkan oleh angin adalah arus Gulf Stream.
Lautan juga berperan menangkap karbon dioksida (CO2) dari atmosfer dalam jumlah yang sangat besar. Sekitar seperempat CO2 yang dihasilkan oleh manusia dari hasil pembakaran bahan bakar fosil diserap dan disimpan di lautan. Di beberapa bagian laut, CO2 dapat tersimpan hingga berabad-abad lamanya dan berperan sangat besar dalam mengurangi pemanasan global.
Karena begitu pentingnya arti laut bagi kehidupan manusia, maka adalah kewajiban manusia untuk tetap menjaganya. Kemampuan laut menyerap CO2 akan berkurang jika ekosistem laut banyak mengalami kerusakan seperti rusaknya terumbu karang dan hutan bakau. Terumbu karang tak ubahnya bagaikan rumah bagi makhluk laut. Demikian juga halnya dengan hutan bakau, adalah rumah bagi makhluk2 laut yang hidup di dekat pantai. Tanpa terumbu karang dan hutan bakau, perlahan-lahan ekosistem laut akan terancam kelangsungan hidupnya sehingga sumber makanan laut yang dapat diperoleh oleh para nelayan pun akan jauh berkurang. Banyak hal telah mengakibatkan rusaknya hutan bakau dan terumbu karang antara lain pembukaan besar-besaran daerah budidaya, penangkapan ikan dengan menggunakan racun dan pencemaran lingkungan.
Jika terumbu karang dan hutan bakau telah rusak, untuk bisa merehabilitasinya diperlukan waktu yang sangat lama dan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu marilah kita sama-sama menjaga kelestarian lingkungan kita dan merawatnya dengan penuh rasa tanggungjawab.
Langganan:
Postingan (Atom)